UKM Bulu Tangkis
Universitas Muhammadiyah Malang
UKM Bulu Tangkis
Universitas Muhammadiyah Malang

Djarum Runner-up, Ketua PB Djarum: Kurang Beruntung

Author : Administrator | Minggu, 26 Februari 2017 17:16 WIB
Djarum Runner-up, Ketua PB Djarum: Kurang BeruntungFoto: ist.
 
Surabaya - PB Djarum Kudus menjadi runner-up Djarum Superliga Badminton 2017 setelah dikalahkan Musica Champions 2-3. Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin menilai timnya kurang beruntung. 

Menjalani partai final dengan Musica, di DBL Arena, Minggu (26/2/2017) siang WIB, Djarum sudah tertinggal pada partai pertama. Tunggal pertama mereka Son Wan Ho gagal menyelesaikan pertandingan karena cedera. Poin pun menjadi milik Musica. 

Djarum mampu membalikkan keadaan lewat dua partai berikutnya. Pasangan Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo menang 21-18 dan 21-17 atas Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Ihsan Maulana Mustofa menambah keunggulan Djarum. Dia berhasil menundukkan Jonatan Christie dengan 21-15 dan 21-14. 

Tapi, skor kemudian kembali sama kuat. Ganda kedua Djarum, Ko Sung Hyun/Shin Bael Cheol membiarkan pasangan Korea milik Musica Kim Sa Rang/Lee Yong Dae memaksa digelarnya partai kelima. Dalam laga penentuan, Shesar Hiren Rustavito malah kalah dari Anthony Sinisuka Ginting 21-23, 10-21. 

Hasil itu membuat Djarum finis di urutan kedua. Kekalahan itu serupa dengan gelaran 2015, dengan Djarum juga ditaklukkan Musica Champions di final. Adapun Musica Champions menjadi juara untuk keempat kalinya secara beruntun dari enam gelaran turnamen ini. 

Kekalahan ini disebut Djarum Kudus karena faktor ketidakberuntungan. Sejak awal mereka memprediksi bisa merebut partai pertama dan kedua, kemudian berharap mencuri poin dari salah satu antara partai ketiga atau keempat.

"Kurang beruntung, partai pertama sebenarnya ada kesempatan besar. Cederanya tunggal pertama itu pengaruh besar," kata PB Djarum Kudus yang juga menjabat sebagai Direktur Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin.

"Tadi harusnya partai pertama satu poin, kedua satu poin, partai tiga dan empat peluangnya 50-50. Di partai terakhir memang kans kami lebih kecil," imbuh dia.
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image